Kamis, 12 Januari 2012

Dari bahan apa manusia diciptakan menurut Al Qur'an?

Bismillahhrirrahmannirrahim....

Non-Muslim berkata bahwa Al-Qur'an terdapat pertentangan...

diantaranya...

Dari manakah manusia itu diciptakan? Dari Segumpal Darah (Qs.96:1-2).

Hal ini bertentangan dgn:

* Manusia diciptakan dari air (Qs.21:30, 24:45, 25:54).

* Manusia diciptakan dari tanah liat kering yg berasal dari Lumpur hitam (Qs.15:26).

* Manusia diciptakan dari debu tanah (Qs.3:59, 30:20, 35:11).

* Manusia diciptakan dari bahan yg tidak ada sama sekali (Qs.19:67).

* Manusia diciptakan dari bumi (Qs.11:61).

* Manusia diciptakan dari mani/sperma (Qs.75:37).

Mari kita coba jelaskan , Yang Insya Allah dengan bantuan Allah ta'ala....

Penciptaan manusia ada 4 macam:
(1) Langsung dari tanah dan unsur-unsurnya (Adam),
(2) dari seorang laki-laki (Hawa),
(3) dari seorang perempuan saja (Isa Al-Masih), dan
(4) dari hasil hubungan antara laki-laki dan perempuan (bani Adam pada umumnya).

Quran 19:
9. Tuhan berfirman: "Demikianlah." Tuhan berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesunguhnya telah Aku CIPTAKAN KAMU (Zakariya) sebelum itu, padahal KAMU (DI WAKTU ITU) BELUM ADA SAMA SEKALI."
67. Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah MENCIPTAKANNYA dahulu, sedang IA TIDAK ADA SAMA SEKALI?

Quran 24:45.
Dan Allah telah MENCIPTAKAN SEMUA JENIS HEWAN DARI AIR, maka sebagian dari hewan itu ada yg berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dgn dua kaki sedang sebagian (yg lain) berjalan dgn empat kaki. Allah menciptakan apa yg dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

DARI AIR = MIN MAA-IN

Quran 25:54.
Dan Dia (pula) yg MENCIPTAKAN MANUSIA DARI AIR lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa.

DARI AIR = MINAL MAA-I

Quran 11:61.
Dan kpd Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah MENCIPTAKAN KAMU DARI BUMI (TANAH) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kpd-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)."

DARI BUMI (TANAH) = MINAL ARDHI

Quran 30:20.
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia MENCIPTAKAN KAMU DARI TANAH, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yg berkembang biak.

Quran 3:59.
Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah MENCIPTAKAN ADAM DARI TANAH, kemudian Allah berfirman kpdnya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia.

DARI TANAH = MIN TURAABIN

Quran 37:11.
Maka tanyakanlah kpd mereka (musyrik Mekah): "Apakah mereka yg lebih kukuh kejadiannya ataukah apa yg telah Kami ciptakan itu?" Sesungguhnya Kami telah MENCIPTAKAN MEREKA DARI TANAH LIAT.

DARI TANAH LIAT = MIN THIINIL LAAZIB

Quran 15:26.
Dan sesungguhnya Kami telah MENCIPTAKAN MANUSIA (ADAM) dari TANAH LIAT KERING (yg berasal) dari LUMPUR HITAM YG DIBENTUK. 27. Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yg sangat panas. 28. Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kpd para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari TANAH LIAT KERING (yg berasal) dari LUMPUR HITAM YG DIBERI BENTUK”.

TANAH LIAT KERING (yg berasal) dari LUMPUR HITAM YG DIBENTUK = MIN SHALSHAALIN MIN HAMA-IN MASNUUN

Quran 55:14.
Dia MENCIPTAKAN MANUSIA DARI TANAH KERING SEPERTI TEMBIKAR, 15. dan Dia menciptakan jin dari nyala api.

DARI TANAH KERING SEPERTI TEMBIKAR = MIN SHALSHAALIN KAL-FAKHKHAAR

Quran 75:
36. Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?
37. Bukankah dia dahulu SETETES MANI YG DITUMPAHKAN (ke dlm rahim),
38. kemudian MANI ITU MENJADI SEGUMPAL DARAH, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,
39. lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki-laki dan perempuan.

SETETES MANI YG DITUMPAHKAN = NUTHFATAN MIN MANIYYIN YUMNA

SEGUMPAL DARAH = ‘ALAQAH

Quran 96:
1. Bacalah dgn (menyebut) nama Tuhanmu Yg menciptakan,
2. Dia telah MENCIPTAKAN MANUSIA DARI SEGUMPAL DARAH.

DARI SEGUMPAL DARAH = MIN ‘ALAQATIN

Quran 23:
12. dan Sesungguhnya Kami telah MENCIPTAKAN MANUSIA DARI SUATU SARIPATI (BERASAL) DARI TANAH
13. kemudian Kami jadikan SARIPATI ITU AIR MANI (yg disimpan) dlm tempat yg kokoh (rahim).
14. kemudian AIR MANI ITU KAMI JADIKAN SEGUMPAL DARAH, lalu SEGUMPAL DARAH ITU KAMI JADIKAN SEGUMPAL DAGING, dan SEGUMPAL DAGING itu KAMI JADIKAN TULANG BELULANG, lalu TULANG BELULANG KAMI BUNGKUS DGN DAGING, kemudian Kami jadikan Dia makhluk yg (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yg paling baik.

DARI SUATU SARIPATI (BERASAL) DARI TANAH = MIN SALSAALATIN MIN THIIN

Quran 15:29.
Maka apabila Aku telah MENYEMPURNAKAN KEJADIANNYA, dan telah MENIUPKAN KE DLMNYA RUH (CIPTAAN)-KU, maka tunduklah kamu kpdnya dgn bersujud.

Ayat-ayat ttg penciptaan manusia di atas TIDAK SALING BERTENTANGAN tetapi SALING MELENGKAPI. Ayat-ayat tersebut menerangkan sepotong-sepotong ttg PROSES PENCIPTAAN MANUSIA.

Penciptaan manusia Adam dapat diringkaskan sebagai berikut:

TIDAK ADA => AIR => BUMI => TANAH => LUMPUR HITAM YG DIBENTUK => TANAH LIAT => TANAH KERING SEPERTI TEMBIKAR => DITIUPKAN RUH => MANUSIA ADAM


Sedangkan penciptaan manusia bani Adam dapat diringkaskan sebagai berikut:

TIDAK ADA => SARIPATI TANAH (MAKANAN YG DIMAKAN OLEH CALON AYAH) => AIR MANI DLM RAHIM => SEGUMPAL DARAH => SEGUMPAL DAGING => TULANG BELULANG => TULANG DAN DAGING => MAKHLUK LAIN (JANIN YG SEMPURNA) => BANI ADAM

K.H. Bahaudin Mudhary menerangkan apa yg dimaksud oleh ayat-ayat (Quran 55:14 = SHALSHAAL & FAKHKHAAR, 15:28 = SHALSHAALIN & HAMA-IN, 32:7 = THIIN, 37:11 = THIINIL LAAZIB 3:59, 15:29 = ROH DARI ALLAH) kpd Antonius Widuri sebagai berikut:

AW: Kami telah membaca ayat-ayat Al-Quran mengenai asal kejadian manusia dlm kitab terjemahan Al-Quran bahasa Indonesia, dlm sebuah surat yg nampaknya antara satu ayat dgn ayat yg lain ada berselisihan sehingga timbul dlm pikiran saya bukan Bibel saja yg berselisih ayat-ayatnya, tetapi kitab Al-Quran demikian juga.

BM: Silahkan saudara sebutkan ayat-ayat Al-Quran yg akan ditanyakan, Insya Allah yg diragukan oleh saudara itu akan terhapus.

AW: Baiklah, Saya mencatat ayat-ayatnya, saya akan baca. Dikitab Al-Quran:

1. Surat Ar-Rahman ayat 14 menyebutkan bahwa Allah menjadikan manusia berasal dari TANAH YG DIBAKAR.

2. Di surat Al-Hijr ayat 28 menyebutkan: "Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kpd Malaikat; sesungguhnya Aku (Allah) hendak menciptakan seorang manusia (Adam) dari TANAH KERING DAN LUMPUR HITAM YG BERBENTUK (berupa)."

3. Disurat As-Sajadah ayat 7 menyebutkan: "dan Tuhan menciptakan manusia dari TANAH."

4. Di Surat Ash-Shafaat ayat 11 menyebutkan: "Sesungguhnya Aku (Allah) menciptakan manusia berasal dari TANAH LIAT."

5. Disurat Ali Imran ayat 59 menyebutkan: "Sesungguhnya Aku menciptakan manusia daripada TANAH."

Lima ayat yg saya sebutkan ini antara satu dgn ayat yg lain terdapat perselisihan. Cobalah kita teliti. Di ayat ketiga menyebutkan dari "tanah,"di ayat keempat menyebutkan daripada "tanah liat." Di ayat kelima menyebutkan dari pada "tanah." Bukankah ayat-ayat Al-Quran nyata-nyata berselisihan antara yg satu dgn yg lain.

BM: Ya, nampaknya memang demikian. Saya tidak akan mengecewakan saudara. Teruskan pertanyaan saudara.

AW: Kami ingin bertanya; yg manakah yg benar tentang asal kejadian manusia itu. Apakah dari TANAH YG DIBAKAR, apakah dari TANAH KERING DAN LUMPUR, atau dari pada TANAH BIASA, atau dari TANAH LIAT kah?. Jadi menurut pendapat saya, ayat-ayat Al-Quran terdapat perselisihan antara satu ayat dgn ayat yg lain. Bukan ayat-ayat Injil atau di Bibel saja terdapat perselisihan. Kiranya Bapak bisa menerangkan dgn jelas dan tepat.

BM: Di kitab Al-Quran ada menyebutkan bahwa asal kejadian manusia terdiri dari 7 (tujuh) macam kejadian. Agar diketahui juga oleh saudara-saudara yg hadir disini, saya sebutkan susunan ayat-ayatnya satu demi satu, sebagaimana yg saudara bacakan artinya tadi.

1. Di Surat Ar Rahman ayat 14: "Dia (Allah) menjadikan manusia seperti TEMBIKAR, (tanah yg dibakar)." Yg dimaksudkan dgn kata "Shal-shal" di ayat ini ialah: Tanah kering atau setengah kering yakni "Zat pembakar" atau OKSIGEN.

2. Di ayat itu disebutkan juga kata "Fakhkhar," yg maksudnya ialah "Zat Arang" atau CARBONIUM.

3. Di surat Al Hijr, ayat 28: "Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kpd malaikat; sesungguhnya Aku (Allah) hendak menciptakan seorang manusia (Adam) dari TANAH KERING DAN LUMPUR HITAM YG BERBENTUK (berupa)" . Di ayat ini. Tersebut juga "shal-shal," telah saya terangkan, sedangkan kata "Hamaa-in" di ayat tersebut ialah "Zat Lemas" atau NITROGENIUM.

4. Di surat As Sajadah ayat 7: "Dan (Allah) membuat manusia berasal dari pada 'TANAH'." Yg dimaksud dgn kata "thien" (tanah) di ayat ini ialah "Atom zat air" atau HIDROGENIUM.

5. Di Surat Ash Shaffaat ayat 11: "Sesungguhnya Aku (Allah) menjadikan manusia dari pada TANAH LIAT." Yg dimaksud dgn kata "lazib" (tanah liat) di ayat ini ialah "Zat besi" atau FERRUM.

6. Di Surat Ali Imran ayat 59: "Dia (Allah) menjadikan Adam dari TANAH kemudian Allah berfirman kpdnya 'jadilah engkau,' lalu berbentuk manusia." Yg dimaksud dgn kata "turab" (tanah) di ayat ini ialah: "Unsur-unsur zat asli yg terdapat di dlm tanah" yg dinamai "ZAT-ZAT ANORGANIS"

7. Di surat Al Hijr ayat 28: "Maka setelah Aku (Allah) sempurnakan (bentuknya), lalu Kutiupkan RUH-KU kpdnya (Ruh daripada-Ku)."

Ketujuh ayat Al-Quran yg saya baca ini Allah telah menunjukkan tentang proses kejadiannya Nabi Adam sehingga berbentuk manusia, lalu ditiupkan ruh kpdnya sehingga manusia bernyawa (bertubuh jasmani dan rohani). Sebagaimana disebutkan pada ayat yg keenam tentang kata "turab" (tanah) ialah zat-zat asli yg terdapat didlm tanah yg dinamai zat anorganis. Zat Anorganis ini baru terjadi setelah melalui proses persenyawaan antara "Fakhkhar" yakni Carbonium (zat arang) dgn "shal-shal" yakni Oksigenium (zat pembakar) dan "hamaa-in" yaitu Nitrogenium (zat lemas) dan Thien yakni Hidrogenium (Zat air). Jelasnya adalah persenyawaan antara: Fachchar (Carbonium = zat arang) dlm surat Ar Rahman ayat 14. Shalshal (Oksigenium = zat pembakar) juga dlm surat Ar Rahman ayat 14. Hamaa-in (Nitrogenium = zat lemas) dlm surat Al Hijr ayat 28. Thien (Hidrogenium = Zat Air) dlm surat As Sajadah, ayat 7. Kemudian bersenyawa dgn zat besi (Ferrum), Yodium, Kalium, Silcum dan Mangaan, yg disebut "laazib" (zat-zat anorganis) dlm surat As Shafaat ayat 11. Dlm proses persenyawaan tersebut, lalu terbentuklah zat yg dinamai protein. Inilah yg disebut "Turab" (zat-zat anorganis) dlm surat Ali Imran ayat 59. Salah satu diantara zat-zat anorganis yg terpandang penting ialah "Zat Kalium," yg banyak terdapat dlm jaringan tubuh, teristimewa di dlm otot-otot. Zat Kalium ini dipandang terpenting oleh karena mempunyai aktivitas dlm proses hayati, yakni dlm pembentukan badan halus. Dgn berlangsungnya "Proteinisasi," menjelmakan "proses penggantian" yg disebut "Substitusi." Setelah selesai mengalami substitusi, lalu menggempurlah electron-electron cosmic yg mewujudkan sebab pembentukan (Formasi), dinamai juga "sebab ujud" atau Causa Formatis. Adapun Sinar Cosmic itu ialah suatu sinar mempunyai kemampuan untuk merubah sifat-sifat zat yg berasal dari tanah. Maka dgn mudah sinar cosmic dapat mewujudkan pembentukan tubuh manusia (Adam) berupa badan kasar (jasmaniah), yg terdiri dari badan, kepala, tangan, mata, hidung telinga dan seterusnya. Sampai disinilah ilmu pengetahuan exact dapat menganalisa tentang pembentukan tubuh kasar (jasmaniah, jasmani manusia/Adam). Sedangkan tentang rohani (abstract wetenschap) tentu dibutuhkan ilmu pengetahuan yg serba rohaniah pula, yg sangat erat hubungannya dgn ilmu Metafisika. Cukup jelas tentang ayat-ayat Al-Quran yg saudara sangka berselisih antara satu ayat dgn ayat yg lain dlm hal kejadian manusia (Adam), pada hakikatnya bukanlah berselisih, melainkan menunjukkan proses asal kejadian tubuh jasmani Adam (visible), hingga pada badan halusnya (invisible), sampai berujud manusia. Apakah belum jelas penafsiran ayat-ayat Al-Quran yg saya sampaikan pada saudara? Kalau ada waktu saya akan terangkan juga proses asal kejadian tubuh rohani dari segi ilmu metafisika.”

Kesimpulan: Allah menjelaskan kpd kita bahwa manusia secara umum diciptakan dari air/H2O, setitik sperma, segumpal darah, segumpal daging, dan seterusnya (al. QURAN 23:14). Secara khusus manusia pertama Adam diciptakan dari persenyawaan: tanah keras seperti tembikar/oksigenium dan zat arang/carbonium (QURAN 55:14), tanah kering dan lumpur hitam/nitrogenium (QURAN 15:28), "thin"/tanah/hidrogenium (QURAN 32:7), tanah liat/ferum (QURAN 37:11), "turab"/tanah/zat anorganik (QURAN 3:59), dan setelah sempurna bentuknya diberikan roh (QURAN 15:29). Hawa diciptakan dari bagian tubuh Adam (QURAN 4:1). Isa/Yesus diciptakan hanya dengan kalimat "Kun" di dlm rahim Maryam (QURAN 3:45,59). Sedangkan QURAN 19:67 berbicara tentang penciptaan roh manusia yg mendahului penciptaan fisik manusia (sebagai perbandingan, baca kembali nubuat-nubuat Perjanjian Lama, khususnya mengenai ramalan kedatangan seorang nabi yg seperti Musa [Ulangan 18:18], tentu saja, roh nabi ini sudah ada sebelum fisiknya).

Maha suci Allah dengan segala firmannya...

selalu ada jawaban meski kalian mencari-cari kesalahan dalam Islam!

semoga bermanfaat....

wassalam....

Sumber dari MuhammadTaufikIslam

5 komentar:

Anonim mengatakan...

Assalamualaikum wr.wb,
ibu ratnawati utami.
Penciptaan manusia ada 4 macam:(mani)
(1) Langsung dari tanah dan unsur-unsurnya (Adam),(mani)
(2) dari seorang laki-laki (Hawa),(tulangsulbi adam (mani)
(3) dari seorang perempuan saja (Isa Al-Masih), (mani)
(4) dari hasil hubungan antara laki-laki dan perempuan (bani Adam pada umumnya).(mani)

jika ibu ingin penjelasan inshaAllah akan saya jelaskan.

wassalamualaikum wr.wb,
sayyid

wassalamu

Ratnawati Utami mengatakan...

Ini postingan lama sekali. Terima kasih kalau mau menjelaskan pada saya.

Anonim mengatakan...

Assalamualaikum wr.wb,
ibu ratnawati utami,

saya uraikan pendapat saya soal penciptaan adam terlebih dahulu.
-Allah telah berfirman :Dan ingatlah tatkala Tuhanmu berkata kepada para Malaikat:’Sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang khalifah di muka bumi . Mereka bekata:’Mengapa Engkau hendak menjadikan (Khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau? Tuhan berfirman:”Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui ” (QS.Al-Baqarah: 30).

Allah telah menjadikan adam di surga dari tanah dari bumi.
seperti ibu juga tau segala sesuatu ciptaan melalui proses begitu juga apa yg terjadi dengan tanah permukaan bumi ini sehingga menjadi mani.Adam tidak diciptakan Allah dibumi, apabila terjadi penciptaan dibumi sudah tentu adam mempunyai seorang ibu.jelas bahwa Allah telah menciptakan adam di surga tepat dengan firmanNYA yg berbunyi:“Maka opabila Aku telah menyempurnakan kejadianya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduk kamu kepadanya dengan bersujud” (QS. al-Hijr 15:29).
kenapa di surga? arti surga adalah kenikmatan yg kekal tidak ada kesusahan dan sesuatu yg bersifat jerih payah seperti buang air besar/kecil,bekerja, melahirkan dan sebagainya ,saya berikan contoh satu, firman Allah :Dan Kami berfirman: "Hai Adam diamilah oleh kamu dan istrimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang lalim.(al baqarah ayat 35)jadi jelaslah bahwa adam juga dijadikan oleh Allah dari mani yg bercampur walaupun tidak melalui seorang ayah dan ibu seperti firman Allah yg berbunyi:Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.(al insaan ayat 2)
ingatlah firman Allah ini adalah jelas soal seluruh manusia termasuk adam,kadang-kadang kita lupa.

soal siti hawa inshaAllah akan saya lanjutkan, apabila ibu ada pertanyaan soal penciptaan adam, saya inshaAllah dengan pertolongan Allah akan menjawabnya.

wassalamualaikum wr.wb,
sayyid


Anonim mengatakan...

Assalamualaikum wr.wb,
ibu ratnawati utami, inshaAllah ibu selalu dalam lindungan Allah S.W.T.
Baiklah saya teruskan pendapat saya mengenai penciptaan siti hawa menurut alquran inshaAllah dengan bimbingan Allah.

menurut Bible dan hadis,bahwa Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam, mengingat firman Allah yg berbunyi pada Alquran surat an nisa ayat 1 :
4:1. Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.
dan beberapa ayat lainnya dari Alquran memberikan pandangan bahwa ada kemungkinan bahwa Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam.

Hanya tiga manusia yg pernah Allah ciptakan tanpa bersetubuh yaitu :
Adam,Hawa dan Isa almasih tetapi( dengan mani yg bercampur ) dan seluruh manusia yaitu keturunan adam dan hawa terjadi dari setetes mani yg bercampur ( bersetubuhan antara suami dan isteri) tertera pada surat al insan ayat 2, Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.

jadi seluruh manusia dari adam sampai sekarang ini Allah S.W.T ciptakan dengan mani yg bercampur (tanpa bersetubuh maupun dengan bersetubuh).
Allah telah jelas berfirman pada surat yassiin ayat 77.
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani) ,maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!


-siapakah yg Allah sebutkan sebagai manusia?
apakah keturunan Adam dan Hawa saja?sudah tentu tidak ,karena adam dan hawa juga manusia.

-siapakah penantang yg nyata?
apakah keturunan adam dan hawa saja?sudah tentu tidak ,karena adam dan hawa telah keluar dari surga karena menantang Allah.

jika siti hawa diciptakan dari tulang rusuk adam sudah tentu wanita lebih tinggi kedudukannya dari pada pria karena mani adalah air yg hina dibandingkan dari tulang rusuk tetapi ini di bantah dengan firman Allah yg berbunyi :
“Bagi laki-laki (suami) terhadap mereka (wanita/istri) satu derajat lebih tinggi.”(Q.S. Al-Baqarah : 228)

Kita manusia adalah hina dan sebagai makhluk yg hina adalah hamba di hadapan Allah.

penciptaan siti hawa menurut bible dan hadis dari tulang rusuk nabi adam adalah tidak benar karena ini adalah ulah bangsa yahudi saja yg membodohkan umat Muhammad s.a.w.

jika ibu ratnawati utami ada pertanyaan inshaAllah dengan pertolongan Allah saya jawab.

wassalamualaikum wr.wb,

saya inshaAllah akan meneruskan soal penciptaan nabi isa a.s

sayyid


Anonim mengatakan...

Assalamualaikum wr.wb,
ibu ratnawati utami,

saya lanjutkan pendapat saya soal penciptaan nabi isa a.s.
Allah berfirman :Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia. (Q.S. Ali ‘Imran : 59)

dari tanah bumi menjadi mani melalui proces penciptaan.
kita lihat bagaimana nabi isa a.s diciptkan oleh Allah menurut firman Allah yg berikutnya.
Allah berfirman surat At Tahrim ayat 12
Qs 66:12 “Dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-Kitab-Nya , dan dia adalah termasuk orang-orang yang ta’at.”

arti ayat ini inshaAllah sbb,

Ditiupkan kedalam rahimnya (maryam) sebagian dari ruh (ciptaan) kami.
kita menyadari bahwa ruh tidak dapat terbagi (dua) yaitu dari Allah dan maryam.
kata ruh dari ayat ini adalah sesuatu yg bercampur dari Allah dan dari maryam sehingga menjadi sesuatu yg hidup.
kita juga menyadari bahwa segala sesuatu yg dijadikan oleh Allah melalui proses dan proses ini juga terjadi pada diri maryam.
kata (sebagian) dari ruh ciptaan kami adalah (mani) yg telah dibawa oleh malaikat jibril kepada (sebagian) dari diri maryam(cel telur).

kita lihat lagi firman Allah soal penciptaan isa a.s yg mirip dengan ayat di atas tetapi yg artinya berbeda.

surat Al Anbiya ayat 91: Qs 21:91 “Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.”

dalam ayat diatas ini, isa a.s sudah sempurna atas kejadiannya lalu ditiupkan ruh ke dalamnya sama seperti kejadian adam a.s, firman Allah :
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan kedalamnya ruh (ciptaan)-ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud” (QS. Al Hijr (15) : 28-29),

pendapat saya mengenai: ruh
1.pendapat saya mengenai surat at-Tahrim ayat 12.
kata ruh dalam ayat ini adalah sesuatu yg hidup melalui proses yaitu mani.
sebagian dari Allah dan sebagiannya lagi sudah tentu dari maryam.

2.pendapat saya mengenai surat al-Anbiya ayat 91.
kata ruh adalah sesuatu yg hidup setelah sempurnanya kejadian.setelah isa sempurna dalam tubuh ibunya ditiupkanlah ruh padanya.

InshaAllah dengan pendapat saya ini dengan tuntunan alquran telah menjelaskan ketidakfahaman atas penciptaan manusia.

penciptaan adam dan hawa adalah di surga tidak melalui tempat yg kokoh yaitu rahim karena di surga tidak ada jerih payah.

mudah-mudahan cukup jelas pendapat saya ini,

wassalamualaikum wr.wb,

sayyid