“Tidak setiap orang yang memiliki keistemewaan itu sempurna kebersihan batin dan keikhlasannya.”
Saat ini publik ummat sering menilai derajat luhur seseorang dari kehebatan-kehebatan ilmu dan karomahnya. Syeikh Abu Yazid al-Busthamy pernah didatangi muridnya, yang melaporkan karomah dan kehebatan seseorang.
Senin, 18 Juni 2012
Sabtu, 16 Juni 2012
Pribadi yang sabar
Tidaklah suatu kehancuT ran kecuali di dalamnya terdapat orang-orang yang tidak mampu mengendalikan dirinya atau bersabar menahan diri dari ketergesaan. Mengendalikan diri dari sikap berlebihan. Sabar memiliki muatan untuk berpasrah diri kepada Allah menerima keadaan. Sabar mengandung kekuatan jiwa yang luar biasa. Sehingga, ia tidak berkeluh kesah menghadapi berbagai tantangan dan musibah.
Rabu, 30 Mei 2012
Menggambar Nabi Muhammad SAW bolehkah?
Penghinaan dan penistaan terhadap para Nabi dan Rasul Allah sudah berlangsung bukan hanya sejak masa jahiliah, bahkan sebelum datangnya Nabi Muhammad SAW sampai hari kiamat nanti. Namun, Rasulullah SAW tetap dan selalu mempunyai tempat serta kedudukan yang mulia di sisi Allah SWT, juga di dalam hati orangorang Mukmin. Allah ta'ala berfirman, “Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu.“ (QS Al-Hasyr [94]: 4).
Selasa, 22 Mei 2012
Mati syahid, penuntut ilmu agama, dermawan tapi masuk neraka
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ z قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ يَقُوْلُ : إِنَّ اَوَّلَ النَّاسِ يُقْضَى يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَيْهِ رَجُلٌ اسْتُشْهِدَ فَأُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَعَهَا, قَالَ: فَمَا عَمِلْتَ فِيْهَا؟ قَالَ: قَاتَلْتُ فِيْكَ حَتَّى اسْتُشْهِدْتُ قَالَ: كَذَبْتَ وَلَكِنَّكَ قَاتَلْتَ ِلأَنْ يُقَالَ جَرِيْءٌ, فَقَدْ قِيْلَ ، ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى اُلْقِيَ فيِ النَّارِ, وَرَجُلٌ تَعَلَّمَ الْعِلْمَ وَعَلَّمَهُ وَقَرَأََ اْلقُرْآنَ فَأُُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَعَهَا, قَالَ: فَمَا عَمِلْتَ فِيْهَا؟ قَالَ: تَعَلَّمْتُ الْعِلْمَ وَعَلَّمْتُهُ وَقَرَأْتُ فِيْكَ اْلقُرْآنَ, قَالَ:كَذَبْتَ, وَلَكِنَّكَ تَعَلَّمْتَ الْعِلْمَ لِيُقَالَ: عَالِمٌ وَقَرَأْتَ اْلقُرْآنَ لِيُقَالَ هُوَ قَارِىءٌٌ ، فَقَدْ قِيْلَ ، ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى اُلْقِيَ فيِ النَّارِ, وَرَجُلٌ وَسَّعَ اللهُ عَلَيْهِ وَاَعْطَاهُ مِنْ اَصْْنَافِ الْمَالِ كُلِّهِ فَأُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَهَا, قَالَ: فَمَا عَمِلْتَ فِيْهَا؟ قَالَ: مَاتَرَكْتُ مِنْ سَبِيْلٍ تُحِبُّ أَنْ يُنْفَقَ فِيْهَا إِلاَّ أَنْفَقْتُ فِيْهَا لَكَ, قَالَ: كَذَبْتَ ، وَلَكِنَّكَ فَعَلْتَ لِيُقَالَ هُوَ جَوَادٌ فَقَدْ قِيْلَ, ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ ثُمَّ أُلْقِيَ فِي النَّارِ. رواه مسلم (1905) وغيره
Selasa, 15 Mei 2012
Cita-cita = hidup foya-foya mati masuk surga
REPUBLIKA.CO.ID, Sewaktu sekolah di SMP dulu, seorang sahabat saya bernama Erick Happy ditanya oleh seorang guru, “Apa cita-cita kamu nanti?”
Dengan santai dia menjawab, “Muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk syurga.” ...Gggrrrrr…suasana kelas pun bergemuruh. Sang guru pun marah karena merasa diolok-olok.
Dengan santai dia menjawab, “Muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk syurga.” ...Gggrrrrr…suasana kelas pun bergemuruh. Sang guru pun marah karena merasa diolok-olok.
Kamis, 10 Mei 2012
Ibadah yang tertolak (kisah 7 malaikat)
Telah diceritakan oleh Ibnu al-Mubarak tentang seorang laki-laki yang bernama Khalid bin Ma’dan, dimana ia pernah bertanya kepada Mu’adz bin Jabal ra., salah seorang sahabat Nabi Muhammad saw.
“Wahai Mu’adz! Ceritakanlah kepadaku suatu hadits yang telah engkau dengar langsung dari Rasulullah saw., suatu hadits yang engkau hafal dan selalu engkau ingat setiap harinya disebabkan oleh sangat kerasnya hadits tersebut, sangat halus dan mendalamnya hadits tersebut. Hadits yang manakah yang menurut engkau yang paling penting?”
“Wahai Mu’adz! Ceritakanlah kepadaku suatu hadits yang telah engkau dengar langsung dari Rasulullah saw., suatu hadits yang engkau hafal dan selalu engkau ingat setiap harinya disebabkan oleh sangat kerasnya hadits tersebut, sangat halus dan mendalamnya hadits tersebut. Hadits yang manakah yang menurut engkau yang paling penting?”
Sabtu, 21 April 2012
Tujuh maqom dalam Islam
MAQOM PERTAMA : MUSLIM TINGKAT AWAL
Muslim karena lahir, muslim karena tradisi keluarga, muslim ktp, muslim nama, muslim mualaf atau muslim karena syahadat nikah dengan orang islam tapi hatinya belum tentu sepenuhnya beriman kepada Allah, nabi, rasul, kitab, malaikat, akhirat, takdir. Termasuk juga dalam kelompok ini adalah Muslim yang masih mempertanyakan Allah, nabi-nabi, rasul-rasul, kitab suci, malaikat-malaikat, akhirat dan takdir. Dalam Muslim tingkat awal ini juga termasuk Muslim yang Keimanannya baru di mulut belum sepenuhnya dalam hati dan amal perbuatan. Muslim yang bila tidak dididik dengan baik masih mungkin berbuat fasik atau kerusakan-kerusakan .
Muslim karena lahir, muslim karena tradisi keluarga, muslim ktp, muslim nama, muslim mualaf atau muslim karena syahadat nikah dengan orang islam tapi hatinya belum tentu sepenuhnya beriman kepada Allah, nabi, rasul, kitab, malaikat, akhirat, takdir. Termasuk juga dalam kelompok ini adalah Muslim yang masih mempertanyakan Allah, nabi-nabi, rasul-rasul, kitab suci, malaikat-malaikat, akhirat dan takdir. Dalam Muslim tingkat awal ini juga termasuk Muslim yang Keimanannya baru di mulut belum sepenuhnya dalam hati dan amal perbuatan. Muslim yang bila tidak dididik dengan baik masih mungkin berbuat fasik atau kerusakan-kerusakan .
Langganan:
Postingan (Atom)