Sabtu, 04 Agustus 2012

Apa dan bagaimanakah orang munafik

Sering kita mendengar kata-kata tentang orang munafik apa dan bagaimana sebenarnya orang yang munafik itu? Orang munafik itu adalah yang selalu diluar berpenampilan baik, tutur katanya bertolak belakang dengan amal perbuatannya sehingga bila berkata selalu "dusta" (bohong),bila berjanji selalu "ingkar" (tidak mau menepati janji), bila diberi kepercayaan selalu "khianat".  "Dan bila mereka bertemu muka dengan orang-orang yang telah beriman mereka mengatakan: "Kami telah beriman pula". Tetapi bila mereka kembali kepada tokoh-tokoh setannya, mereka mengatakan: "Sesungguhnya kami berada dipihakmu, dan terhadap mereka yang mukmin itu kami hanya berpura-pura."[Al-Baqarah 2:14]. Dan pada umumnya orang munafik itu kalau mau beribadah, beramal hanya supaya dilihat orang,dipuji orang dan agar dihormati orang sehingga berimannya hanya untuk mengelabui orang bukan atas dasar ketakwaan hatinya.

Kamis, 19 Juli 2012

Adakah tuntunan saling memaafkan sebelum Ramadhan

Seorang ulama yang pernah menjabat sebagai ketua Al Lajnah Ad Da-imah Lil Buhuts wal Ifta’ (Komisi Fatwa di Saudi Arabia) yaitu Syaikh ‘Abdul Aziz bin ‘Abdillah bin Baz pernah ditanya:

“Apakah ada amalan-amalan khusus yang disyariatkan untuk menyambut bulan Ramadhan?”


Selasa, 17 Juli 2012

Spektrum iman

“Dunia ini bercahaya karena Dzahir-Nya Allah!”

Sebesar apa kepercayaanmu [imanmu] sebesar itulah Energi yang akan engkau dapatkan. Karena Energy Allah itu lebih besar dari seluruh cahaya di semesta raya ini. Baiklah, sementara kita simpulkan Iman adalah Percaya.


Senin, 18 Juni 2012

Hati-hati dengan karomah

“Tidak setiap orang yang memiliki keistemewaan itu sempurna kebersihan batin dan keikhlasannya.”

Saat ini publik ummat sering menilai derajat luhur seseorang dari kehebatan-kehebatan ilmu dan karomahnya. Syeikh Abu Yazid al-Busthamy pernah didatangi muridnya, yang melaporkan karomah dan kehebatan seseorang.

Sabtu, 16 Juni 2012

Pribadi yang sabar

Tidaklah suatu kehancuT ran kecuali di dalamnya terdapat orang-orang yang tidak mampu mengendalikan dirinya atau bersabar menahan diri dari ketergesaan. Mengendalikan diri dari sikap berlebihan. Sabar memiliki muatan untuk berpasrah diri kepada Allah menerima keadaan. Sabar mengandung kekuatan jiwa yang luar biasa. Sehingga, ia tidak berkeluh kesah menghadapi berbagai tantangan dan musibah.

Rabu, 30 Mei 2012

Menggambar Nabi Muhammad SAW bolehkah?

Penghinaan dan penistaan terhadap para Nabi dan Rasul Allah sudah berlangsung bukan hanya sejak masa jahiliah, bahkan sebelum datangnya Nabi Muhammad SAW sampai hari kiamat nanti. Namun, Rasulullah SAW tetap dan selalu mempunyai tempat serta kedudukan yang mulia di sisi Allah SWT, juga di dalam hati orangorang Mukmin. Allah ta'ala berfirman, “Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu.“ (QS Al-Hasyr [94]: 4).

Selasa, 22 Mei 2012

Mati syahid, penuntut ilmu agama, dermawan tapi masuk neraka

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ z قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ يَقُوْلُ : إِنَّ اَوَّلَ النَّاسِ يُقْضَى يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَيْهِ رَجُلٌ اسْتُشْهِدَ فَأُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَعَهَا, قَالَ: فَمَا عَمِلْتَ فِيْهَا؟ قَالَ: قَاتَلْتُ فِيْكَ حَتَّى اسْتُشْهِدْتُ قَالَ: كَذَبْتَ وَلَكِنَّكَ قَاتَلْتَ ِلأَنْ يُقَالَ جَرِيْءٌ, فَقَدْ قِيْلَ ، ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى اُلْقِيَ فيِ النَّارِ, وَرَجُلٌ تَعَلَّمَ الْعِلْمَ وَعَلَّمَهُ وَقَرَأََ اْلقُرْآنَ فَأُُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَعَهَا, قَالَ: فَمَا عَمِلْتَ فِيْهَا؟ قَالَ: تَعَلَّمْتُ الْعِلْمَ وَعَلَّمْتُهُ وَقَرَأْتُ فِيْكَ اْلقُرْآنَ, قَالَ:كَذَبْتَ, وَلَكِنَّكَ تَعَلَّمْتَ الْعِلْمَ لِيُقَالَ: عَالِمٌ وَقَرَأْتَ اْلقُرْآنَ لِيُقَالَ هُوَ قَارِىءٌٌ ، فَقَدْ قِيْلَ ، ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى اُلْقِيَ فيِ النَّارِ, وَرَجُلٌ وَسَّعَ اللهُ عَلَيْهِ وَاَعْطَاهُ مِنْ اَصْْنَافِ الْمَالِ كُلِّهِ فَأُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَهَا, قَالَ: فَمَا عَمِلْتَ فِيْهَا؟ قَالَ: مَاتَرَكْتُ مِنْ سَبِيْلٍ تُحِبُّ أَنْ يُنْفَقَ فِيْهَا إِلاَّ أَنْفَقْتُ فِيْهَا لَكَ, قَالَ: كَذَبْتَ ، وَلَكِنَّكَ فَعَلْتَ لِيُقَالَ هُوَ جَوَادٌ فَقَدْ قِيْلَ, ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ ثُمَّ أُلْقِيَ فِي النَّارِ. رواه مسلم (1905) وغيره